semua orang punya masa lalu,,
some bad, some good
yang indah menjadi kenangan
yang buruk menjadi bayangan
bayangan membuntuti ke manapun kita pergi..
bayangan itu tanpa disadari menjadi batu sandungan untuk melangkah..
jangankan lari, untuk berjalan saja susah..
tidak mudah melepaskan bayangan itu..
apa perlu terus berdiri di tempat tanpa cahaya, agar bayangan itu tak ada?
sesungguhnya bayangan itu tidak pernah bisa hilang..
maka kita tak perlu menghindarinya..
berjalanlah menuju cahaya..
niscaya bayangan itu akan berada di belakangmu..
jangan berjalan membelakangi cahaya, karena bayangan itu akan berada di depanmu..
menutupi jalan yang semestinya kamu tempuh..
berdamailah dengan masa lalu..
masa lalu tidak perlu dilupakan..
karena ia telah menjadi bagian dari diri kita yang sekarang..
satu kata kunci untuk berdamai dengan masa lalu
memaafkan..memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang lalu..
memaafkan kesalahan orang-orang yang telah melukaimu..
memaafkan kesalahan orang yang kini sedang bersamamu..
karena semua orang punya masa lalu..
kita hidup saat ini bukan untuk masa lalu..
tapi masa depan yang lebih baik..
pengalaman adalah guru yang terbaik, mungkin semua orang tahu itu..
pengalaman adalah masa lalu
maka masa lalu adalah guru..
tidak ada yang perlu disalahkan lagi..
tidak ada yang perlu dibenci..
berdamailah dengan masa lalu..
dan percayalah, Tuhan yang berkehendak atas apa yang telah terjadi..
dan Tuhan yang akan memberi kita kesempatan untuk berubah..
hanya saja,, mau kah kita??
---
pertanyaan yg kemudian muncul adalah...
*apakah memaafkan itu sama dengan melupakan?
beda. memaafkan itu artinya kita menerima apa yang udah terjadi dengan tanpa beban dan emosi lagi saat mengingatnya..
bahasa lainnya: kalau ingat tu udah gak marah2, sedih, atau benci lagi...
bahasa jawanya: legowo
bahasa indonesianya: lapang dada, ikhlas..
diambil aja hikmahnya, karena masa lalu gak pernah dirancang untuk menjadi sampah.. tapi untuk menjadi buku.. (maka bacalah --> basa arabnya Al 'Alaq)
sedangkan melupakan itu nyaris mustahil, karena segala sesuatu dengan emosi yang nyertainya akan semakin sulit untuk dilupakan. your past is being part of you.
*knp yah memaafkan org lain and berusaha bersikap biasa aja itu susah??? bawaannya keingetan sama sakit atiii ajaaa
memang susah sih. butuh proses. sadari aja, sakit hati yang kita bawa sampai sekarang tidak akan pernah merubah apa yg udah terjadi..
dan yang sangat aku percaya adalah Tuhan tidak pernah mengirimkan orang-orang yang ada dalam hidup kita tanpa maksud!
seseorang yg menyakitimu pun begitu,,
dia dikehendaki Tuhan utk membuatmu sakit hati,, tapi dengan maksud untuk membuatmu belajar berbesar hati dan membuatmu semakin dewasa
kalau kamu gak memaafkan dia,, sama artinya kamu tidak berdamai dgn diri sendiri.. selamanya akan ada prasangka buruk dan rasa benci..
rasa benci itu akan merusak hati lhoo..
yg ada nanti malah pengen balas dendam...
atau mendoakan hal buruk (sebagai balasan) menimpa orang itu.
kalau kita seperti itu apa bedanya kita dengan orang jahat yang udah menyakiti kita itu???
gimana? sudah berdamai dengan masa lalu?