by: Emamiridya E. Yupi
(repost from Career & Alumni Services (C&A) Telkom Polytechnic on Monday, June 20, 2011 at 2:13pm) ·
Grogi? Bingung bagaimana harus bersikap? Mau tahu pertanyaan apa yang paling sering ditanyakan, dan bagaimana menjawabnya? Baca ini dulu baru tahu :)
Sikap
Penilaian sudah dimulai sejak kalian memasuki ruangan wawancara. Gunakan pakaian yang rapi, formal dan jangan terlalu berlebihan. Ucapkan salam dan jangan langsung duduk bila belum dipersilakan. Bila pewawancara sedang sibuk, tanyakan terlebih dahulu.
Letakkan tas di bawah, lalu cari posisi duduk yang paaaaaling nyaman, dan tegak menghadap pewawancara.
Don’t:
- banyak bergerak (berpindah posisi duduk)
- menggoyang-goyangkan kaki
- menyilangkan kaki
- meyilangkan tangan
- posisi tangan tidak berada di atas meja
- duduk bersandar
Pertanyaan umum yang paling sering diajukan antara lain:
1. Silakan diskripsikan tentang diri Anda!
Dalam menjabarkan diri, baiknya anda tidak menyebutkan semua yang tertulis di CV. Hal yang utama adalah nama, lulusan dari mana, lulusnya kapan (atau kalau belum lulus sebutkan angkatan dan target lulus), usia, dan asal. Selain itu anda bisa menyebutkan keahlian dan pengalaman (misalnya: bekerja/organisasi dulu posisinya apa, presentation skill, pemograman, dll) tapi secra singkat saja
2. Ceritakan pengalaman organisasi/ bekerja Anda!
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai pengalamanmu, maka jelaskan posisi dan tanggung jawab pokok yang pernah diampu.
3. Permasalahan apa yang pernah dihadapi saat mengampu tanggung jawab organisasi/bekerja?
Jawablah dengan taktis. Berikan gambaran permasalahan dengan jelas (tapi tidak bertele-tele), dan cara penyelesaian terhadap permasalahan tersebut
4. Apa kelebihan dan kurangan diri Anda?
Setiap orang pasti punya kekurangan dan kelebihan. Maka jangan ragu untuk menyampaikannya. Jangan menggunakan “kata teman saya” tapi langsung saja merujuk ke kata “saya adalah seorang yang …….”
Saat bicara tentang kekurangan, sampaikan juga apa yang kalian lakukan untuk mengatasi/mengurai kelemahan itu, karena yang terpenting adalah adik-adik sadar dan berniat untuk memperbaiki kekurangan itu.
Dan yang paling dalam menjawab pertanyaan ini adalah kejujuran. Karena pewancara juga bisa tahu ketika kamu berbohong ;)
Don’t:
- bilang “Wah saya gak tahu apa kelebihan dan kekurangan saya, biar orang lain yang menilai”
- terlihat berpikir lama dan bingung
Untuk menjawb pertanyaan ini maka anda harus cari tahu dulu ya sebelum wawancara. Jangan jawab asal-asalan/ jawab “saya tidak tahu”.
Secara umum, jangan menjawab secara bertele-tele yaa. Gunakan narasi induktif. Secara khusus (to the point) lalu dijabarkan bila diminta. Pewawancara tidak suka mendengar cerita yang terlalu panjang dan tidak relevan dengan pertanyaannya.
Mengatasi Grogi
Mempersiapkan jawaban dari pertanyaan umum di atas akan membantu anda untuk mengatasi grogi yang berlebihan. Latihan wawancara dengan teman, atau berbicara di depan cermin juga merupakan bentuk persiapan yang akan mengurangi grogi ketika menghadapi wawancara yang sesungguhnya. Pada pelaksanaannya atur nafas dan berdoa terlebih dahulu.
Kunci utama: Yakin, dan percaya diri bahwa teman-teman BISA!

