3 Ramadhan 1431 H
Hihihihihi..
Ini judul sebuah buku anak-anak bergenre edukatif..
Hard cover, ukurannya besar, lebih banyak gambarnya daripada ceritanya..
Judulnya lucu banget, apalagi setelah baca halaman pembuka..
Si Putri bilang dgn wajah innocence..
"Aku cantik, tapi sayangnya aku suka kentut."
hahahahhahaha
Lalu di halaman sebelahnya ada gambar Sang Raja meminta menunduk pada seorang pemuda
"Tolonglah putriku, kalau kau berhasil kau boleh meminta apa saja."
Lucu banget kan?
Jadi saya lanjutin deh baca bukunya (dalam kondisi berdiri di salah satu rak buku Gramedia sambil senyam-senyum sendiri)
Begini ceritanya..
Pada zaman dahulu kala, ada sebuah kerjaaan. Raja dan ratunya mempunyai masalah rumit dan sulit untuk dikatakan. Mereka memiliki putri dengan bau kentut yang tak tertahankan dan bunyinya sekeras halilintar.
Ketika Putri beranjak dewasa dan sudah mulai pantas untuk menikah, hal ini menjadi masalah. Pangeran yang ke-99 menyerah juga ketika mendengar dan mencium bau kentut Putri. Raja mulai menyerah dan menyebut bahwa si Putri terkena kutukan kentut.
Raja mulai mencari beragam cara, melakukan apapun untuk menghapus kutukan tersebut, tapi Raja belum juga berhasil.
Suatu ketika Putri berjalan2 di sebuah taman bunga, dan seperti biasa Putri kentut dengan kerasnya, dan baunya itu lhooo.. Bunga-bunga pun layu karena bau busuk kentut si Putri. Tetapi anehnya ada seorang Pemuda yang sedari tadi memperhatikan si Putri dari balik pohon sambil tersenyum, dia tidak kabur atau menutupi hidungnya. Sang Raja terkejut melihat pemuda itu, dan memohon kepadanya untuk menyembuhkan putri dari kutukan kentut. Pemuda menerima permohonan Sang Raja, tapi dengan satu syarat. Dia ingin menjadi juru masak kerajaan bila ia berhasil menyembuhkan Putri. Mereka pun sepakat.
Untuk menjaga si Putri, Pemuda mengawasi kegiatan Putri sehari-hari.
Ketika Putri sedang makan, Pemuda tersebut melihat menu yang ada disantap oleh sang putri. Pizza, kentang, telur, ubi jalar, keju, kacang-kacangan, dan daging.
Oohh yaa ampun.. Pemuda tersebut kemudian mengerti penyebab permasalahan si Putri.
Pemuda menemui Raja, lalu menjelaskan apa yang terjadi, bahwa Putri tidak terkena kutukan kentut. Makanan yang sehari-hari Putri santap adalah penyebabnya bau kentut putri yang begitu busuk.
Makanan di proses di lambung selama 6 jam, 8 jam di usus halus, dan 10 jam di usus besar. Selama proses pencernaan di dalam itu menghasilkan gas. Apalagi makanan yang putri makan itu mengandung banyak gas.
Kentut adalah percampuran udara yang dihirup dan gas yang ada dalam proses percernaan.
Selain iu cara makannya yang terburu-buru, semakin banyak udara yang masuk dalam mulut, maka inilah penyebab Putri sering kentut.
Pemuda menawarkan solusi bagi si Putri, "Raja, izinkan saya memasak untuk Putri selama 1 minggu, maka niscaya Putri akan sembuh."
Dan raja mengizinkannya.
Pemuda memasakkan untuk Putri sayur mayur, mengurangi keju, daging, telur dan kacang-kacangan, dan memperbanyak buah-buahan.
Semenjak itu, hari demi hari bau kentut Putri mulai berkurang hingga menghilang, dan bunyinya pun mulai pelan, bahkan berdesis.
Raja senang sekali atas perubahan yang terjadi pada putrinya, dan mengangkat Pemuda menjadi juru masak kerajaan.
"Oh, baiklah, bersiaplah untuk Pangeran yang ke-100," kata Raja kepada Putri.
Lalu Putri menjawab, "Tidak perlu mencari lagi Ayah, dia sudah ada di depanmu."
Ternyata Si Putri sudah jatuh hati kepada Pemuda. Sama halnya dengan pemuda yang telah jatuh cinta sejak pandangan pertama kepada Putri..
Happy ending dehhh....
Hihihihiihihihhiihi...
Begitulah ceritanya.. saya tidak menyadur, hanya menceritakan ulang saja kok..
Lumayaan, kebiasaan membaca di tempat menghasilkan oleh-oleh untuk dibagikan kepada kalian,,, Gratiss lagi.. hahahahaha :)


2 komentar:
oooh, ngentutan to jebule :D
yeee,, ini kan cerita mas, bukan pengakuan.. dibaca dulu donk. tapi ada benernya juga sih, saya jadi ngerti kenapa saya sering kentut.. haha
Posting Komentar