Kalau jawabanmu adalah "Saya tidak pernah menebang pohon sama sekali," maka kalau saya guru saya akan beri nilai NOL.
Kertas yang kita sehari-hari pakai itu terbuat dari apa?
Tissue yang kita buang-buang itu terbuat dari apa?
Lalu meja, kursi, dipan, lemari, bahkan sapu itu terbuat dari apa?
Ya dari pohon kan?
Hehehe. Saya cerita sedikit tentang saya ya, boleh lah yaaa..
Saya ini orangnya pelit.
Kalau pakai tissue secukupnya aja. Kalau beli tissue bukan yang kotak merk Paseo, atau Tessa, tapi pakai merk Multi, yang kecil ukuran persegi itu. Sebagai gantinya saya punya lap di kosan.
Eh ternyata saya bukan cuma pelit tapi ngiritt.
Kebiasaan saya sejak SD sampai SMA, tiap pergantian caturwulan atau semester belum tentu ganti buku tulis baru. Kalaupun gengsi pakai buku tulis lama, lembar sisa yang masih bersih itu pasti saya sobek dan saya jadikan satu dengan lembaran sisa buku lainnya lalu saya jadikan orek-orekan matematika (Bahasa Indonesianya 'orek-orekan" = coret-coretan). Bahkan sangking iritnya saya, waktu kuliah, isi binder saya itu ya kertas sisa buku tulis itu :D
Kertas HVS yang sudah dipakaipun saya kumpulkan dan saya gunakan sisi kosong lainnya untuk mencatat dll.
Hahaha konyol sih sebanarnya. Tapi setelah saya gedhe gini saya jadi tahu bahwa ada hikmah dibalik kebiasaan irit saya itu. Saya mungkin sudah menyelamatkan setidaknya 1 pohon untuk tetap hidup :)
Pelit dan irit saya bukan hanya dari penggunaan kertas dan tissue, tapi juga penggunaan plastik kresek.
Saya mengumpulkan kresek-kresek sisa belanja itu, dan terkadang saya bawa dilain waktu untuk membawa belanjaan lainnya (kalau yang ini masih sering lupa, tapi mau belajar biar gak lupa lagi). Bahkan jumlah kresek saya itu sudah memenuhi sebagian dari lemari saya sangking banyakknya. haha.
Buat apa saya begini?
Karena saya sadar, saya bukan tokoh heroik yang bisa menghentikan penebangan liar atau menyelamatkan bumi dari pemanasan global.
Saya hanya bisa melakukan ini.
Saya mungkin secara tidak langsung mengurangi beban bumi.
Selain mematikan listrik bila tak perlu, membuang sampah pada tempatnya dan menggunakan air bersih secukupnya.
Kalau saya bisa, mungkin kamu perlu mencoba juga agar jadi bisa dan biasa :)
Biar sedikit aksi, tapi berarti.
Daripada banyak laga tapi sia-sia. Pilih yang mana?


0 komentar:
Posting Komentar