Minggu, 01 April 2012

KITA

entah harus memulai dari mana
kini ketika aku ingin membuat cerita
kita, tak hanya berarti aku dan kamu saja
ada juga dia
kita adalah aku, kamu dan dia
tak terhindar
tak terelak

tak ada yang salah dari sebuah pertemuan
atau rasa yg menggelayang setelah itu
bukan sebuah cinta pada pandangan pertama
alasannya pun tak terangkai dalam kata
aku hanya ingin menjadi sesuatu
tapi bukan diantara kamu dan dia

bagaimana bila aku menguraikan lagi kata "kita"
menjadi cukup "aku" saja?
hanya agar kamu tak perlu memetakan hati lagi

bahagiaku ada
bila kamu dan dia bahagia
tanpa aku di antaranya



2 komentar:

Anonim mengatakan...

hai yupi, apakah pacarmu selingkuh? mempunyai perempuan lain?

Anonim mengatakan...

semoga selingkuhan pacarmu itu bisa menempatkan diri di posisimu sebagai perempuan (sama-sama perempuan) kan??
pasti sakit ketika pacarmu selingkuh, perih, semoga perempuan selingkuhan pacarmu itu masih punya hati nurani
percayalah, semua pasti akan ada hikmahnya
dan jika seorang lelaki berselingkuh, dia pasti bukan lelaki yang paham dengan perempuan, bukan lelaki yang bisa menghargai perempuan
jika kelak pacarmu itu mempertahankan hubungannya dengan selingkuhannya itu, kemungkinan besar selingkuhannya akan mendapatkan perlakuan yang sama denganmu sekarang, sakit dan perih

Posting Komentar