hitungan waktu terasa lebih cepat dari biasanya.
H-7
seminggu sebelum hari H saya mendapatkan jadwal pendadaran..
Rabu, 17 Maret 2010 pukul 08.00.
saya sengaja tidak mengabari sahabat-sahabat terdekat saya. yang saya beri tahu hanya keluarga, teman kantor, teman satu dosen bimbingan, dan pacar. udah.
alasannya: takut di vonis gak lulus, jadi mending yang tahu sedikit aja lah..
yayayaya.. saya parnoid. saya takut beneran. makin saya baca-baca skripsi saya, saya semakin banyak menemui kekurangan-kekurangan.
bila saya bayangkan wajah2 dosen penguji dan situasi yang belum pernah saya jumpai, tiba-tiba rasanya oksigen tercekat di dada saya. huffh..
saya yang biasanya optimis jadi pesimis.
saya yang biasa gak doyan makan jadi freak banget lihat makanan. semua jadi lebih enak dari biasanya.
H-2
saya ke kampus..
melihat adik-adik kelas saya yang bejibun..
rasanya kampus ramai sekali..
saya jadi berpikir: mereka semua yang di sini, yang menginginkan lulus jadi sarjana kelak juga akan mengalami hari pendadaran. berarti saya tidak sendiri. berarti tak ada yang perlu ditakuti. cepat atau lambat ini harus dilalui..
hari pendadaran jadi seperti hari kiamat.
maksudnya bukan sebagai hari akhir,
tapi sebagai sesuatu yang pasti akan terjadi, baik cepat ataupun lambat.
yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan kedua hari itu, hanyalah usaha dan doa.
jadi sebenarnya apapun keputusan tim penguji, yang terpenting saya sudah melakukan semua proses dengan sebaik-baiknya. saya sudah berusaha dan berdoa.
maka biar alam yang memutuskan, kelayakan saya..
saya layak LULUS atau Tidak LULUS.
biar Tuhan yang berkehendak, Ia Maha Mengetahui hal yang terbaik bagi umatNya.
Hari H
saya bangun pukul 05.00
sholat, mandi, dan bersiap2..
baju yang saya kenakan saat itu: rok kembang warna-warni dengan atasan putih dan jilbab putih. *rok saya pilih karena menandakan kesegaran dan keceriaan.
atasan putih saya pilih karena menunjukkan kejujuran..
singkat cerita...
semua berjalan dengan menyenangkan. hingga saya diminta keluar ruangan untuk menunggu mereka berunding mengenai kelayakan saya,
maka dalam hati, saya terus meyakini apa yang saya teriakkan dari hari kemarin bahwa..
SAYA PASSTI LULUS.
and I DID IT!
terima kasih ya Allah.


0 komentar:
Posting Komentar