Rabu, 08 Juni 2011

addicted to purple things #2

Lagi-lagi saya ingin bercerita tentang kecintaan saya terhadap warna ungu. Just for share my happiness to everyone, if you don't mind, but if you do, please closed this window :p

Saya dari dulu saya berniat untuk merantau. Bukan karena tidak betah di rumah atau ingin jauh dari mamah, tapi karena saya mau belajar hidup.. belajar mandiri, membuat keputusan sendiri, mengurus diri sendiri..
*kalau kalian menerka, bener banget bahwa inilah asal alamat blog saya: pengenpergijauh :D
Ada rasa keingintahuan yang besar dalam diri saya untuk menjajah dan keluar dari zona aman saya. Menciptakan citra diri saya pada lingkungan yang benar-benar berbeda. Create many news stories in my journal of life. It's so much challenging for me..
Saya bisa aja merubah karakter saya, mengubah nama panggilan saya, atau melakukan apapun yang saya suka di kota baru yang saya pijaki :D
Itu pikiran saya.
(but i didn't)


Alhamdulillaahh... terwujudlah diusia saya yang ke 22 tahun.

Salah satu yang membuat saya bersemangat adalah menata sendiri kamar saya. Karena kalau di rumah sendiri, kamar saya itu terinterfensi oleh barang2 milik orang lain juga. Kalau saya sewa kamar kan pasti beda... Tapi perubahan terbesar setelah punya kamar sendiri adalah: Freak for cleaning all my stuff..
Yang paling ekstrim adalah saya jadi sering bolak-balik membersihkan lantai kamar saya dengan tissue. Hahaha.

Kriteria saya terhadap kamar kost gak ribet. Yang paling utama adalah: ada internetnya. Jadi kalau hal-hal lain masih bisa saya tolerir, termasuk ukuran kamar yang kecil sekalipun. Bagaimanapun kondisi kamarnya, tetap akan saya buat senyaman mungkin. Gimana caranya? Kalau saya adalah dengan mengisi seluruh kamar dengan benda-benda berwarna ungu! :) Dan ini efektif. Saya jadi teramat betah di kamar. Pengen tahu bagaimana kondisi kamar saya? here i show you...



Nah kebayang kan kecilnya :D
Tapi saya cinta banget sama kasur berseprai ungu dan tertutup selimut ungu ituu....

itu sisi yang menghadap pintu. sisi yang lain hanya ada meja, laptop, galon, dan pintu.

nahhh ini dia penghias kamar2 yang semua berwarna ungu... Thanks buat Ayah dan Bunda (kakak saya) sebagai sponsor utama. Hehehe.

Gantungan baju dan pewangi ruangan...


Di bawah ini lampu tidur dari mahasiswi-ku, adekku, inspirasiku, Shierly Deby... Kubawa sampai Bandung nih ndukk..




Kalau mug di bawah ini bukan saya yang buat. Saya tidak narsis akut sampai menyertakan foto di mug. hehe. Ini pemberian dari mas Ray Wardhana jaman saya masih kelas 2 SMA :)


Tempat sampah, keset, dan yang saya pegang itu cemilan dari ketela ungu. haha.




Ini dia alas kaki saya selama merantau:


dan ini...


jangan lupa bawa payungnya.. Kalau yang ini hasil minta paksa sama ponakanku, Chika..


Ok, then what do you think?
Am I lebay?

Nope. Dibalik ini saya pengen bilang.
"Kalau kita punya kamar kos, kitalah yang berhak menentukan, mau diisi dengan apa saja sih kamar kita? Mau bersih? Mau rapi? Kotor? Atau berantakan?
Meski ada keterbatasan (ruang, dan ukuran), jangan jadikan itu alasan untuk mengeluh.. Tapi fokuslah pada hal yang bisa kamu ubah, yang bisa kamu perbaiki. Buatlah kamar itu senyaman mungkin, seindah mungkin, dibalik keterbatasan yang ada, bahkan kalau bisa sampai kamu tidak melihat lagi keterbatasan itu, dan kamu tetap memanfaatkan ruang kamar sebaik mungkin."


Nah kamar kos itu ibarat hidup.

Coba ganti kata 'kamar' dalam kalimat bertanda kutip di atas dengan kata 'hidup'

See?

Your life is on your own direction :)

3 komentar:

Aryazendi mengatakan...

kayak flo aja, sukanya warna ungu, sampe2 pas acara resepsi milih gelas cendol juga yang warna ungu

emamiridya erine yupi mengatakan...

hehehe.. masih lumayan itu mas. Aku sampai koleksi sedotan warna ungu :D

Zenna mengatakan...

sizzz...
seprei sama selimutnya bagus banged... beli dmn?
I'm purple addicted too... >.<
dr dulu nyari gag ketemu2 yg kayak gitu...

Posting Komentar